Lunas Sudah Tugasku !
|
K
|
etua OSIS masa bakti 2015/2016 Aditya Zakariya Rahman
merasa lega karena tugasnya untuk memimpin seluruh siswa SMA Negeri 3 Nganjuk
sudah selesai. Pada 1 Oktober 2016 telah terpilih secara demokratis ketua OSIS
yang baru Ilham Satria untuk menggatikannya dan melanjutkan kepemimpinan.
Di
tengah kepemimpinan Aditya tidak selalu mulus, selalu ada tantangan dan
rintangan yang harus dihadapi. “Saya membutuhkan anggota yang kompak dan solid
dalam setiap kegiatan, saya tak akan menjadi pemimpin yang baik tanpa kalian
semua” Katanya.
Dengan
terpilihnya ketua OSIS yang baru, setidaknya sudah mengurangi beban pikiran
Aditya, meskipun belum dilantik secara resmi. Namun demikian, semua kegiatan
sekarang masih dalam tanggung jawabnya penuh, hingga nanti ketika pembacaan laporan
pertanggung jawaban kepengurusan OSIS masa bakti 2015/2016 selesai.
Aditya
memang pemimpin yang bijaksana. Selalu memikirkan dan meminta saran kepada
anggota pengurus OSIS yang lain untuk membicarakan setiap kegiatannya,
bagaimana dampaknya, bagaimana sebab dan akibatnya, resiko apa yang mungkin
terjadi, dan memberi teladan sebelum melaksanakan kegiatan.
Banyak
siswa Smaga yang setuju dengan setiap programnya. Hal ini dinyatakan dengan
ekstrakulikuler yang sukses dibawah kepemimpinannya dan berhasil menyatukan
antara pengurus OSIS dengan pengurus MPK yang sebelumnya ada ketidak nyamanan
hubungan.
Namun
tidak sedikit siswa yang mencoba memberontak, karena bila ada kegiatan ada juga
biayanya, tetapi hal ini dapat diatasi dengan cara mengumpulkan seluruh ketua
kelas dan pengurus MPK untuk mendiskusikan hal tersebut. Jadi terdapat titik
tengah yang kegiatan tetap dilaksanakan dan biayanya pun tidak memberatkan.
Pak
Tamar, pembina sekaligus waka kesiswaan merasa puas dengan kinerja Aditya.
Terbukti dengan dipermudahnya pengajuan proposal dan pendanaan. Hanya saja
terkadang ada kesulitan pada saat laporan pertanggung jawaban kegiatan karena
kuitansi pembelian tidak lengkap. Namun Pak Tamar tetap membantu untuk kelancaran
hal tersebut.
Ardata,
ketua OSIS sebelum Aditya memberi kesan positif pada awal re-organisasi
kepengurusan. Dia yakin bahwa Aditya akan menjadi seorang pemimpin yang hebat
dilengkapi dengan anggota yang setia. Terbukti sudah keyakinan Ardata terhadap
Aditya, dan merasa bangga karena tidak salah memberikan amanat dan kepercayaan
kepadanya.
“Terima
kasih saya ucapkan kepada semua anggota pengurus OSIS yang sudah membantu saya
untuk melaksanakan tugas dengan sebaik – baiknya, saya memohon maaf apabila
dalam saya pemimpin ada tindakan, dan perkataan saya yang kurang berkenan.
Semoga ikatan persahabatan dan kekeluargaan kita tetap terjaga, dan tidak
berakhir seperti halnya kepengurusan ini” Ujarnya dengan rasa ikhlas.
“Saya
bangga dan senang sudah diberi amanat dan kepercayaan untuk memimpin siswa
Smaga setahun kedepan, semoga saya dapat melaksanakan tugas dengan sebaik –
baiknya dan tanggung jawab, tentunya dengan bantuan seluruh siswa Smaga” Jawab
Ilham dengan penuh semangat. “Menurut saya Aditya sudah melaksanakan tugasnya
dengan baik, hanya saja kurang memperhatikan ruang OSIS, sehingga setiap
selesai kegiatan ruangan itu kurang begitu rapi” Kritiknya terhadap ketua OSIS
lama.
Disela
– sela kegiatan yang masih sibuk dengan bersamaan Smaga Futsal Championship, dia menjawab dengan suara lembut “Kini,
lunas sudah tugasku. Hanya menghitung hari masa kepemimpinanku akan usai.
Namun, semuanya akan tetap terkenang dalam hati suka dan duka yang pernah kita
alami bersama. Sabtata Abhipraya
istimewa dan luar biasa !”. “Ini bukan perpisahan, tetapi sebuah perjalanan dan
proses yang memang harus kita lalui agar terwujudnya mimpi. Terima kasih
Aditya, sudah memimpin kita semua selama setahun masa baktimu, sudah
menciptakan ekstrakulikuler baru dan lomba – lomba besar dalam program kerjamu”
Jawab dari anggota pengurus OSIS yang kemudian menyalami tangannya. Suasana
seketika hening dan haru.
|
|
Komentar