Langsung ke konten utama

Praktikum Pengaruh kelembaban terhadap pertumbuhan jumlah kecambah kacang hijau



"ADAKAH
PENGARUH KELEMBABAN TERHADAP
PERTUMBUHAN JUMLAH KECAMBAH KACANG HIJAU"













 










DINDA OKTAVIANTRI (08)
JOSEPH STENICA HARIYONO
LIDHYA PUTRI AYU KUSUMA WARDANI (15)
SEPTYANA SRITANTI
SERLI AGUSTINA (29)
ISNAN NUR ALIM (36)

KELAS : XII IPA 5

SMA NEGERI 3 NGANJUK
Tahun pelajaran 2016/2017
BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG
            Latar belakang melakukan kegiatan eksperimen ini adalah untuk mengetahui pengaruh kelembaban (jumlah air) pertumbuhan jumlah kacang hijau.

1.2. TUJUAN PENELITIAN
Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui pengaruh dari jumlah air yang akan diberikan kepada suatu tanaman secara umum yang dalam hal ini adalah tanaman kacang hijau secara khusus dan untuk mengetahui akibat dari banyak-sedikitnya pemberian air terhadap pertumbuhan tanaman.

1.3. MANFAAT PENELITIAN
  1. Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh jumlah air yang diberikan terhadap pertumbuhan kacang hijau
  2. Jika ada, untuk mengetahui apa saja pengaruh jumlah air terhadap pertumbuhan kacang hijau.
  3. Untuk mengetahui jumlah air yang baik untuk pertumbuhan biji kacang hijau.
  4. Sebagai pengetahuan dalam pembudidayaan kacang hijau bagi petani dan masyarakat.


1.3 RUMUSAN MASALAH
            Adakah pengaruh kelembaban terhadap pertumbuhan jumlah kecambah kacang hijau ?

1.4 HIPOTESIS
            Ada pengaruh kelembaban terhadap pertumbuhan jumlah kecambah kacang hijau, yaitu pada gelas 2.

1.5 VARIABEL
  1. Variabel bebas             :
  2. Variabel terikat           :
  3. Variabel kontrol          :
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 EKSPERIMEN
1. Tujuan                     : Untuk mengetahui pengaruh kelembaban pertumbuhan jumlah pertumbuhan kacang hijau
2. Alat dan bahan        :
                                    1. Kacang hijau
                                    2. Kapas
                                    3. Sendok
                                    4. Gelas plastik
                                    5. Air
3. Cara kerja                :
                                    1. Siapkan alat dan bahan
                                    2. Potonglah gelas plastik setinggi 3cm
                                    3. Masukkan kapas (2 lapis) dalam gelas plastik
                                    4. basahi kapas dengan air, dengan cara :
                                                a. gelas 1 : 1 sendok makan
                                                b. gelas 2 : 2 sendok makan
                                                c. gelas 3 : 3 sendok makan
4. Tabel pengamatan   :
    Tabel 1
1
2
3
Ket
1
-
-
-
Tidak tumbuh
2
-
-
-
Tidak tumbuh
3
-
-
-
Tidak tumbuh


    Tabel 2
1
2
3
Ket
1
ü
ü
ü
Tumbuh
2
-
ü
-
Kering
3
-
ü
-
Kering

    Tabel 3
1
2
3
Ket
1
ü
ü
ü
Tumbuh
2
ü
ü
ü
Tumbuh
3
ü
ü
ü
Tumbuh


Grafik














BAB III
PENUTUP

3.1 KESIMPULAN
            Setelah kami melakukan penelitian, dapat kami simpulkan bahwa tanaman kacang hijau memang memerlukan air dalam pertumbuhannya, Jumlah air yang terlalu banyak justru akan membuat pertumbuhan tanaman kacang hijau menjadi mudah tumbuh. Dari ketiga sampel yang kami amati, pertumbuhan tanaman kacang hijau yang diberi 3 air sendok makan setiap harinya lebih konstan jika dibandingkan dengan yang diberi 1 sendok dan 2 sendok air setiap harinya. Tanaman 3 sendok air mengalami perkecambahan yang baik.



3.2 SARAN

1.      Jika ingin menanam suatu tanaman, hendaklah mencari tau kebutuhan tanaman tersebut akan air.
2.     Jumlah air ideal setiap tanaman berbeda, oleh karena itu kita sebaiknya mencari tau jumlah ideal suatu tanaman yang ingin kita rawat.
3.      Untuk tanaman kacang hijau, disarankan jumlah air maksimum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dialog Cerita Asal Usul Aksara Jawa

ASAL – USUL AKSARA JAWA Pada jaman dahulu kala, hiduplah seorang laki – laki yang berwibawa, sakti nan gagah berani. Ia tinggal di sebuah desa yang gemahripah lohjinawi yaitu Medhang Kawit. Ia mempunyai 2 orang abdi sakti yang sangat setia bersamanya bernama Dora dan Sembada. Panggil saja ia dengan Aji Saka.             Aji Saka mempunyai sorban dan keris. Yang keduanya adalah pusaka yang sangat sakti hingga tidak ada yang bisa menandinginya. Sorbannya bisa melebar seluas samudra, dan kerisnya bisa membelah jagat raya.             Ketika Aji Saka hendak mengembara, ia menitipkan kerisnya kepada Sembada. Kemudian ia berangkat mengembara ditemani oleh Dora. Diperjalanan mereka bertemu dengan pedagang yang sedang dirampok. Ternyata pedagang tersebut akan menjadi santapan seorang raja yang sangat kejam, bernama Dewata Cengkar. Singkat cerita, Dora diperintahkan Aji Sa...

Pengertian,ciri-ciri, struktur, reproduksi, klasifikasi, jenis-jenis bakteri

Pengertian Bakteri Bakteri dilihat dengan mikroskop elektron Bakteri berasal dari bahasa Latin bacterium; jamak: bacteria adalah kelompok organisme yang tidak memiliki membran inti sel. Organisme ini termasuk ke dalam domain prokariota dan berukuran sangat kecil (mikroskopik). Hal ini menyebabkan organisme ini sangat sulit untuk dideteksi, terutama sebelum ditemukannya mikroskop. Barulah setelah abad ke-19 (setelah ditemukannya mikroskop), ilmu tentang mikroorganisme terutama bakteri (bakteriologi) mulai berkembang. Ciri Ciri Morfologi Bakteri Morfologi bakteri sangat sederhana, sehingga sangat tidak mungkin hanya menggunakan morfologi sel untuk informasi taksonomi. Namun demikian morfologi tetap bernilai dalam taksonomi. Morfologi bakteri yang dipertimbangkan adalah : A. Bentuk sel bakteri Pada umumnya bakteri dibagi menjadi tiga golongan besar (berdasarkan bentuknya) yaitu: 1. Kokus (Coccus) adalah bakteri yang berbentuk bulat seperti bola dan mempunyai be...

Laporan Percobaan elektrolisis dan penyepuhan KIMIA

PERCOBAAN ELEKTROLISIS 1.       Tujuan : Mengamati peristiwa yang terjadi pada reaksi elektrolisis 2.       Alat dan Bahan 1.       2 Elektroda karbo n 2.       Kabel 1 m 3.       4 Baterai 1,5 volt 4.       Gelas Kimia 5.       Tabung U 6.       Amilum (C 6 H 10 H 5 ) 7.       2 Paku (baru, belum berkarat)                              8.       Larutan KI 9.       Pipet tetes 10.   Larutan fenolftalein 11.   Statif 12.   Corong kaca 13.   Kertas lakmus merah 14.   Solasi 3.       Cara...